Bakti Sosial EGSA x HMGP 2026: Merajut Kebersamaan di Panti Wreda Budhi Dharma
Published by mzaqysyahrafa on

Bakti Sosial EGSA x HMGP 2026: Merajut Kebersamaan di Panti Wreda Budhi Dharma
Yogyakarta – Divisi Pengabdian Lingkungan dan Masyarakat (PLM) EGSA kembali menggelar kegiatan Bakti Sosial, kali ini berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Geografi Pembangunan (HMGP) dalam sebuah kegiatan yang bertajuk Bakti Sosial EGSA x HMGP 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 2 Mei 2026, bertempat di Panti Wreda Budhi Dharma, Yogyakarta. Mengusung semangat kepedulian sosial terhadap sesama, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara mahasiswa dan para lansia penghuni panti, sekaligus menghadirkan keceriaan dan kehangatan melalui serangkaian aktivitas yang bermakna. Bakti sosial ini diikuti oleh total 65 panitia dan peserta yang terdiri dari 39 anggota EGSA dan 26 perwakilan dari HMGP.
Rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi hari, seluruh panitia berkumpul di Fakultas Geografi paling lambat pukul 06.15 WIB sebelum bersama-sama bertolak menuju lokasi pada pukul 06.30 WIB. Sesampainya di panti, kegiatan diawali dengan dengan sesi senam pagi yang diselenggarakan oleh pihak panti yang berlangsung selama satu jam penuh dari pukul 07.00 hingga 08.00 WIB. Sesi ini menjadi momen pembuka yang menyenangkan sekaligus mencairkan suasana antara mahasiswa dan para lansia, menciptakan keakraban sejak dini sebelum acara inti dimulai.
Acara resmi dibuka pada pukul 09.00 WIB dengan sesi opening yang dipandu oleh Yudha dan Sarah selaku Master of Ceremony (MC). Sambutan disampaikan oleh perwakilan pihak Panti Wreda Budhi Dharma, dilanjutkan dengan sambutan dari ketua pelaksana Baksos, Nathan. Setelah sesi sambutan, acara dilanjutkan dengan ice breaking berupa permainan tarik tambang yang sukses membangkitkan semangat dan gelak tawa dari seluruh peserta maupun penghuni panti. Mulai dari situ, suasanapun menjadi hangat dan penuh kegembiraan.
Memasuki sesi utama, seluruh peserta bersama-sama mendampingi para lansia dalam kegiatan prakarya rajutan. Dalam sesi yang berlangsung selama kurang lebih 50 menit ini, mahasiswa duduk berdampingan dengan para penghuni panti, membimbing, sekaligus belajar bersama dalam proses merajut. Antusiasme tampak jelas dari kedua belah pihak; para lansia menikmati setiap momen dengan penuh semangat, sementara mahasiswa merasakan kebahagiaan tersendiri dari kesempatan berbagi waktu dan keterampilan secara langsung. Prakarya rajutan ini tidak sekadar menghasilkan karya tangan, tetapi juga merajut ikatan hangat antara generasi muda dan para sesepuh yang tinggal di panti.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan simbolis bantuan sosial berupa daster, sarung, serta beberapa makanan ringan oleh Ranum selaku ketua pelaksana dari PLM kepada perwakilan anggota panti pada pukul 10.05 WIB. Acara ditutup dengan sesi dokumentasi bersama sebelum seluruh peserta melakukan beres-beres dan bersiap kembali ke Fakultas Geografi. Melalui Bakti Sosial EGSA x HMGP 2026 ini, diharapkan semangat kepedulian terhadap kelompok rentan, khususnya para lansia, dapat terus tumbuh di kalangan mahasiswa. Harapannya, kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjadi tradisi nyata pengabdian yang memberi dampak berarti bagi masyarakat sekitar.
0 Comments